Menjadi wirausahawan adalah cita-cita saya.namun untuk menjadi wirausahawan yang sukses tidaklah mudah,diperlukan kerja keras,kesabaran dan ketekunan.sudah 2 tahun saya mendirikan usaha distro di kota ini.distro itu saya beri nama BRUX THE DISTRO,letaknya sangat strategis karena berada di pusat kota dan berada di sekitar JAVA supermall.distro saya memang tidak terlalu besar,kira-kira berukuran 7×7 meter saja dengan full AC di dalamnnya sehinnga pengunjung merasa nyaman ketika berbelanja di sana karena kenyamanan customer/pelanggan adalah prinsip usaha saya.Distro saya menyediakan barang-barang yang berkualitas dan juga limited edition.Barang-barang yang saya jual berbeda dan tidak mungkin dijumpai barang yang sama. Ada berbagai macam barang yang memang sengaja saya import dari luar negeri,namun harga dalam negeri.Pelanggan yang datang tidak hanya kalangan ABG saja namun semua kalangan,mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.saya senang sekali ternyata distro yang saya dirikan berhasil & disukai.Dan saat ini saya sedang mendirikan cabang baru di kota yang lain.
Created by: Baguz_ajah
Menjadi Wirausaha sukses memang tidak begitu saja jatuh dari langit. Diperlukan ketekunan, kerja keras dan kasabaran ekstra. Itulah kunci sukses saya dalam mencari peluang usaha. Sudah satu tahun lebih saya mendirikan sebuah butik yang letaknya tidak begitu jauh dari pusat kota, sehingga gampang dicari setiap palanggan. Saya mempunyai banyak pelanggan tetap yang sering datang ke butik saya, sehingga bisa dikatakan butik saya setiap hari ramai dikunjungi pelanggan-pelanggan tersebut.
Suatu hari saya meninjau dan mengunjungi butik saya.Ternyata dari setiap bulan bisa mendapatkan untung yang memuaskan. Butik yang bersih, terdapat beraneka ragam baju-baju dan gaun-gaun yang telah dirancang oleh desainer terkenal. Tempat yang full AC, TV, Kamar Kecil, Kantin yang terletak di lantai paling bawah, sedangkan lantai paling atas, saya sediakan tempat untuk beristirahat sambil melihat-lihat pemandangan yang sangat menakjubkan, disebelah tempat beristirahat saya sediakan baju-baju yang bermerek terkenal, seperti Black_ID dan semuanya ada di Distro saya.
Setiap pelanggan pasti akan betah, senang, bahkan terkesan untuk membeli barang yang sudah saya sedikan. Minggu depan, saya akan membuka cabang di Jakarta sesuai apa yang saya rencanakan. Setelah semuanya beres, saya ingin mencoba mendirikan market kecil. Saya bangga,karena saya menjadi Wirausaha bisa sukses seperti yang saya dampakan dari dulu. Butik ” SENIORYTA” saya kini berkembang, pelanggan dan saya pun merasa senang. Eka Septiana
Pada suatu hari, saya mempunyai bisnis butik terkenal yang memiliki 10 cabang di kota-kota besar di Indonesia. Bisnis butik itu dimulai dari kerjasama dengan teman saya yang juga berminat di bidang bisnis butik. Pada awal dari bisnis butik ini, saya hanya bermodalkan mesin jahit, modal yang tidak terlalu besar.
Seperti bisnis pada umumnya, bulan pertama berdiri sangat sedikit pembeli yang datang, bisa dihidung dengan jari, dan ini berlangsung sampai enam bulan berikutnya. Setelah mengalami sejumlah kerugian akhirnya butik tersebut terpaksa kami tutup. Tetapi saya dan teman saya tidak putus asa.
Kami memulai lagi dengan terlebih dahulu melakukan observasi di sejumlah daerah di kota-kota besar untuk mempelajari bagaimana bagaimana agar butik ramai pengunjung, model baju apa yang pelanggan sukai. Ini merupakan pelajaran yang sangat berharga sebelum kami memulai lagi.
Setelah kami mendapat data, kami berusaha membuka kembali butik kami, tetapi modal tidak cukup. Akhirnya kami putuskan untuk mencari pekerjaan dulu yang uangnya kami tabung untuk dijadikan modal.
Kami berdua berhasil mendapat pekerjaan di sebuah butik terkenal di Yogyakarta dengan menjadi pelayan. Sambil bekerja kami belajar bagaimana menarik hati pembeli agar mereka membeli baju-baju yang ada tersebut.
Enam bulan kemudian kami memiliki cukup modal untuk membuka kembali butik kami. Kami rancang butik kami dengan interior desain yang berbeda dengan yang biasanya. Kami berdua membuat merk sendiri dan memproduksi baju sendiri dengan model yang sedang disukai masyarakat.
Pada saat itu kami tidak sembarang merekrut karyawan untuk bekerja pada butik kami. Hanya yang memiliki kepribadian baik atau orang yang saya kenal sangat ramah denga orang yang kami rekrut.
Untuk promosi awal, butik saya memberikan diskon 5 % sampai 25 %. Kami membuat selebaran yang disebarkan ke sekolah-sekolah, perkantoran, dan perumahan-perumahan. Tak terduga, pada awal bulan kami berproduksi kami mendapatkan untuk yang cukup untuk membiayai operasional butik.
Bisnis butik ini menjadi sangat maju. Saya dan teman saya bersepakat untuk membuat majalah yang khusus menampilkan produk kami, ternyata pesanan datang dari sejumlah kota-kota lain.
Waktu-demi-waktu berlalu dan kami terus menciptakan kemajuan. Kami berhasil mendirikan cabang di kota-kota berpotensi lain. Dengan prinsip tetap menjaga kualitas dan pelayanan yang baik, butik kami ini semakin maju dan disukai banyak orang. Rosita
Suatu hari saya berjalan-jalan di sebuah “Toko Butik Indah” yang sangat sukses milik saya. Di toko saya menyediakan berbagai macam-macam model gaun. Baju dll yang berkualitas tinggi dan tidak kalah penting dengan butik-butik lainnya.
Sebelum “Toko Butik Indah” menjadi maju dan sukses, dulu saya berkeinginan membuka sebuah toko butik di berbagai kota namun karena saya belum mempunyai modal yang cukup maka saya memulai dengan bekerja sebagai karyawan di suatu perusahaan kain di Bandung.
Sambil bekerja saya belajar bagaimana cara berbisnis yang baik dan sukses. 2 tahun kemudian saya sudah mempunyai modal yang cukup, bahkan mungkin lebih, untuk memulai usaha. Kemudian saya membuka usaha Toko Butik.
Pertama saya membuka toko Butik kecil-kecilan di kota Cilacap yang telah dibangun dan direnovasi oleh ahlinya. Walaupun toko itu kecil, tapi lama kelamaan akan menjadi maju, karena toko Butik Indah sudah sukses, maka saya mencari pegawai yang handal, dapat dipercaya, mau bekerja keras, dan bisa mencetuskan ide-ide yang canggih.
Saya belajar memahami pelanggan agar mau membeli barang-barang yang saya jual, saya belajar dengan mengunjungi dari beberapa toko butik yang ada di Cilacap, di luar kota, termasuk yang ada di Jakarta.
Ternyata setelah dipahami ada 2 sisi yaitu disisi mengapa pelanggan mau membeli dan disisi mengapa pelanggan tidak mau membeli. Saya kumpulkan dan catat bagaimana cara agar pelanggan puas dan suka datang untuk membeli di toko kami.
Kemudian saya promosikan toko butik melalui media tertulis maupun lewat media elektronik, misalnya: koran, televisi, spanduk, dan sales. Dan sampai sekarang banyak pelanggan yang datang untuk membeli serta menjadi pelanggan tetap. Mungkin karena layanan yang kami berikan cukup memuaskan kepada pelanggan.
Karena saya belum cukup puas dengan toko butik yang ada di Cilacap, saya berkeinginan untuk membuka cabang di kota-kota lain termasuk Jakarta. Saya sudah mengelilingi kota Jakarta dan menemukan tempat yang cocok serta strategis untuk membuka cabang usaha.
Dan terbentuklah sebuah toko butik yang indah dan didesain oleh orang yang ahli. Kemudian saya tambahkan lagi barang dagangan seperti kerudung, baju koko, baju muslim buatan Indonesia. Agar pembeli/pelanggan bisa memilih dan melihat koleksi dari kami.
Di sebelah toko kami akan dibuat sebuah kafe kecil yang elit, serta menyediakan minuman segar alami. Selvia